Tuesday, 3 September 2019

Preggo Story: Bayi Sungsang dan Komentar Orang

Pagi ini saya bangun dengan kepala sedikit berat. Malam tadi, saya baru bisa terlelap setelah pukul 3 pagi, setelah sebelumnya menangis sulit berhenti.
Telepon masuk dari mama, seolah bisa merasakan kegelisahan anaknya dari jauh.

"Gimana kondisi bayinya, Nak?"

"Sehat, Ma. Tapi... ya... terakhir USG, kepalanya masih di atas..."

Tenggorokan saya tercekat, air mata mulai mengaburkan penglihatan. Rasanya kekuatan baru yang saya pupuk sejak bangun tadi, sirna begitu saja begitu mendengar suara mama.

Memang, sudah dua kali sesi USG dalam dua minggu ini, dokter selalu menyatakan bahwa bayi saya dalam presentasi bokong, atau posisi bokong di bawah. Bahkan dalam sesi USG terakhir, dokter sudah tampak khawatir dan takut mengambil resiko, sehingga menyarankan saya untuk dirujuk ke RS dan dijadwalkan operasi caesar karena kondisi bayi yang sudah masuk minggu ke-36.

Hasil USG 4D janin saya di minggu 29

Friday, 23 February 2018

I Had A Sister at School

Kalau lagi sendirian, atau melakukan sesuatu yang monoton, pasti biasanya otomatis otak udah lari ke mana-mana. "Lari ke mana-mana" dalam artian kepikiran hal-hal yang ngga semestinya dipikirin kayak,

"Wait, waktu hari Senin ada kejadian X kan ya. Terus kenapa saya bereaksi begitu ya? Seandainya saya merespon dengan cara lain seperti A B C D, kira-kira apa yang bakal terjadi ya?"

Atau tiba-tiba keinget memori random yang udah lama banget. Kayak barusan, tiba-tiba keinget momen dulu waktu kelas 1 SMA. Iya, otak langsung memvisualisasikan suasana di sebuah sekolah negeri di Jakarta, lingkungan yang hanya saya rasakan 1 tahun.

Tiba-tiba keinget dulu ada seorang kakak kelas 3 perempuan yang super-baik. I remember this sentence of hers that time,

"Kamu mau nggak jadi adek aku di sekolah?"

Thursday, 5 October 2017

4 Perfect Moments Versi Kanya di Launching VIVO V7+

Sebagai kawula muda slash netizen yang agak kekinian, saya termasuk salah satu dari banyak orang yang seneng banget mengabadikan momen dalam bentuk visual. Capture sana, capture sini. Shoot sana, shoot sini. Mungkin karena saya desainer juga kali ya, jadi merhatiin detil apa-apa yang ditangkep mata. Apalagi sekarang lagi zaman bikin feed Instagram yang rapi gitu, jadi selain momen yang perfect, gimana caranya saya juga harus mikir cara dapetin gambar yang visually perfect (for the feed). Alhasil ke mana-mana wajib bawa kamera yang bikin tas jadi menggembung segembung pipi saya.

Minggu lalu kebetulan dapet invitation buat hadir di acara grand launch VIVO V7+. Ini pertama kalinya seumur hidup saya dateng ke acara grand launch produk, and I was super excited!

Kayak apa sih acara grand launch VIVO V7+ yang rame dibicarain sampe sempet jadi Trending Topic di Twitter itu? If you wonder how it was like, di sini saya mau rangkum semua perfect moments yang berkesan buat saya. Check it out!

Friday, 22 September 2017

Against The Current Live in Indonesia: Sound System Problem?!

Been a fan of Against The Current since years ago, I forgot what year exactly, since they were still a YouTube-cover-musician. I first knew Chrissy Costanza (the vocalist) from her collaboration with Kurt Hugo Schneider and Alex Goot. She was very young (and little) back then. A small girl with big scream! Haha. Love it, though.

This was one of my favorite video covers of the 18 years-old-Chrissy (4 years ago):


But my admiration to Chrissy and Against The Current got deeper since I first found out their biggest hit single, Gravity (2015). I then listened to their other original songs from Infinity EP, Gravity EP and finally... IN OUR BONES ALBUM (2016)!

Their pop-rock genre is actually a bit not mainstream for a person like me, who always listen to Disneys, orchestras or sometimes anime soundtracks. It is the energy, the fire within their songs which burn something inside me, and kept my head up through hard times. So, when they announced their "In Our Bones Tour"to Indonesia, I was like... I NEED TO BUY THE TICKET. PERIOD.


So there I was. MS Hall, Jakarta. Front row. September 17, 2017.

Sunday, 26 March 2017

How Does It Feel to Be An Outsider?

It's been a long time since the last time I wrote here. Well, 4 months ago, and it was my ONLY post in 2016 and blah blah blah blah blah whatsoever. Intinya, HEY, NICE TO SEE YOU AGAIN, BLOG! :)

Kehidupan dan segala macam kesibukan yang membuatnya berarti sudah membawa saya jauh sekali dari dunia per-blog-an. Ya, sekilas cerita mengenai salah satu hal yang membuat saya very bizzzzi belakangan ini sudah sempat dijelaskan di post sebelumnya ya. Please kindly take a time to read it if you're curious.

Saya rasa saya udah nggak jago buat ngelucu (or let's call it "ngegaring") di blog lagi. Bahkan menulis serius pun saya ragu masih inget caranya. But thanks God, saya masih inget cara menulis dengan EYD dan tanda baca yang benar. Hahaha.

---

Barusan sekali, saya menemukan tulisan menarik di salah satu blog lama saya. (Yes, I had several blogs in different platforms for different purposes. What a neatly planned social media person, ain't I?) Tulisan yang saya tulis 3 tahun lalu dengan judul "Apakah Menjadi Populer Menyenangkan?". Whoops, too big. Sorry not sorry.

Kalau kalian melihat saya sekarang dan melabeli saya dengan embel-embel "hits", "populer", "artis" atau apapun itu, kalian perlu membaca tulisan saya tersebut. Tulisan itu menjelaskan sekali seperti apa saya tiga tahun yang lalu dan, jika mau flashback lebih jauh, ketika SMA dulu.

Kalau beberapa dari kalian pernah punya perasaan "berbeda", "dipandang berbeda" atau bahkan "entah kenapa meskipun sudah berusaha menjadi normal tetap saja tidak bisa seperti mereka", hey, you're not the only one who think that!

Outsider. (c) Me.

Monday, 7 November 2016

Festival Dongeng Internasional di Indonesia?


Benar!
Tentu saja Festival Dongeng Internasional Indonesia!

Ha ha ha ha ha.
*maksa*


Tahun 2016 ini baru pertama kalinya saya ikut Festival Dongeng Internasional Indonesia (FDII) dan langsung dipercaya untuk jadi salah satu dari tim pendongeng lokal, satu hal yang saya pikirkan: saya harus menampilkan yang terbaik! Melihat konsep dan cerita kakak-kakak tim pendongeng sempat membuat saya gugup dan meragukan kemampuan sendiri. Tapi akhirnya Echa dan saya, dalam format duo Sarang Cerita, berlatih dengan giat supaya bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

Monday, 12 October 2015

Sepatu Baru untuk Kanya

Ternyata udah 2 tahun sejak saya nulis di blog tentang mulai belajar peka soal fashion, ya. Sebenernya sampai sekarang pun masih ada saat-saat di mana saya cuek atau kurang peka sama apa yang saya pakai sih. Biasanya Harli, sahabat saya, yang selalu melontarkan komentar,

"Ya ampun. Kamu tuh cantik, coba kalau jilbabnya diginiin deh. Atau coba pake baju kayak gini."
*sambil nunjukin foto-foto fashion blogger referensinya atau malah langsung gerak ngebenahin outfit saya*




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...