Saturday, 1 February 2014

Kalau Ikut Kuis Kepribadian Ini, Kamu Bisa Jadi Harry Potter

Belakangan ini banyak banget yang nge-share link tes kepribadian gitu di media sosial. Dan itu semua mengundang rasa penasaran Kanya si gadis lugu nan kepo ini untuk nyoba. Kan nggak keren aja gitu kayaknya, yang lain pada nge-share terus cuma kamu sendiri yang nggak ikutan. Nanti dicap cupu. Atau sial-sialnya malah diasingkan dari pergaulan terus diarak keliling desa gara-gara nggak ikut tes.

Tes-tes kayak gitu tuh semakin hari semakin beragam. Dulu padahal waktu masih sekolah, sekitar empat tahun yang lalu, zaman lagi rame-ramenya kuis di Facebook, soal kuisnya paling cuma kisaran "termasuk siswa yang seperti apakah kamu?" atau "pekerjaan apakah yang cocok di masa depan?" Tapi sekarang karena udah makin banyak yang ikutan bikin kuis, makin banyak saingan, jadi para pembuat kuis mulai mikir gimana caranya biar orang-orang tetep ikutan kuis mereka. Akhirnya dibuatlah soal yang unik-unik. Biasanya sih dikaitin sama film-film gitu. Soalnya jenis film kan bertambah terus, jadi idenya juga nggak bakal abis. Judul kuisnya pun dibikin seseru mungkin, misalnya kayak "termasuk karakter di Harry Potter yang manakah kamu?" sampe "termasuk spesies langka apakah kamu?" atau "termasuk halaman skripsi berapakah kamu?"

Yakeleus.


Secara pribadi, saya emang paling seneng sih ikut tes kepribadian kayak gini. Mulai dari tes kepribadian yang teruji kayak yang ada di buku-buku atau MBTI (Myers-Briggs Test Indicator) udah pernah dicoba. Apalagi yang cuma iseng-iseng, yang ngerjainnya cuma beberapa menit. Itung-itung buat lebih mengenal diri sendiri lah. Karena nggak bisa mengerti diri sendiri itu nggak enak. Kan nggak lucu kalo kamu ngertinya kamu tuh Power Renjes, eh ternyata kamu sebenernya Satria Baja Hitam.

Buat yang jarang atau belum pernah ikutan kuis kepribadian, coba deh sekali-sekali ikut. Soal tesnya nggak susah kok. Biasanya paling cuma nyangkut kehidupan sehari-hari aja. Jawabnya juga nggak perlu dibuat-buat, cukup ngalir aja apa yang kamu rasa paling sreg sama diri kamu.

Misalnya soal kayak gini:



Terus kamu bisa dapetin hasil kayak gini. Hore.



Format layout kuisnya juga nggak semuanya ngebosenin kok. Ada yang visualnya didesain semenarik mungkin, dikasih foto, meskipun kadang nggak nyambung sama soalnya. Masak soalnya unyu-unyu gambarnya nyeremin gini:


Tapi tetep hasilnya lumayan memuaskan kok. Yah, paling enggak, si pembuat kuis udah berbaik hati mau mirip-miripin kamu sama Harry Potter. Kapan lagi di dunia nyata kamu bisa ngaku-ngaku setipe sama Harry Potter tanpa disiram sebaskom londrian sama tetangga kos?


---------------
Nih, buat yang mau iseng ikutan kuisnya.

Untuk kuis "Which Which" yang lainnya cari aja di Google ya. Bye. :*


Monday, 9 December 2013

Inginku Bernyanyi, Malah Toples Kubawa Pulang

Rencana awal sih mau nyanyik kolaborasi digitarin sama temen di acara akustikan kampus, tapi ternyata acaranya malah dangdutan.

Kemudian yang terjadi malah.......




Lomba goyang Caesar.
Alias ada kesalahpahaman antara "akustikan" sama "dangdutan" sama penyedia musiknya. OK.


...malah juara joget terheboh. Dapet hadiah. Toples.
Bentar SMS emak dulu sapa tau butuh.


Gitu deh.

Bye. ( ._. )

*nenteng toples*

Friday, 26 July 2013

Chat Absurdity: :O (Omegle)




 Takut dibom.
Klik untuk memperbesar gambar :|






Chat Absurdity: Kanya as Jeremy Teti (Facebook Group Chat)




#prayformouseunyu

Mouse saya mendadak tombol scroll-nya nggak bisa dipakai lagi. Tolong dibantu doa ya supaya bisa bekerja normal lagi dan nggak perlu berpindah hati ke mouse baru. :'(

Kasihan dia, udah selalu jadi korban kesalahsangkaan teman teman kampus dan kerja, masak IKAN PAUS LUCU gini dibilang KECEBONG? KODOK? IKAN DUGONG? HAH?


#prayformouseunyu


Wednesday, 24 July 2013

Aku Menunggumu, Lelaki Kedua dalam Hidupku

Membaca blog Mbak Falla selalu berhasil membuatku senyum-senyum sendiri. Terutama post-nya belakangan ini yang menjelaskan proses detil mengenai pernikahannya.

Aku jadi berpikir, "Kapan ya, giliranku?"


But, hmmm, menikah? Sounds... Weird?




***




Akan datang hari di mana kamu menemukan lelaki kedua yang kamu cintai, menjadi panutanmu dan sandaran hidupmu.

Kedua, setelah ayahmu.

Hari itu, di mana laki laki itu sah memegang tanggung jawab menjagamu menggantikan ayahmu, pasti adalah hari di mana sang ayah merasa cemburu.


Cemburu karena gadis kecilnya yang dulu ia peluk ketika menangis namun selalu didorong untuk kuat berdiri sendiri, telah menemukan imamnya.


Cemburu karena ia bukan lagi satu satunya lelaki yang boleh menyentuhmu. Sekaligus terharu, melihat gadis kecilnya telah tumbuh dewasa.

Ilustrasi dad-daughter relationship. Sumber: google.com

Aku bisa melihat tatapan itu saat pertama aku mulai memperkenalkan seorang lawan jenis padanya. Sedih, haru, bahagia. Tak terdeskripsikan.


Tapi, kapanpun "hari itu" datang dan siapapun orang yang nantinya menjadi objek nyata dalam tulisanku, semoga ia adalah yang terbaik. :)




***




Kita bukan anak kecil lagi.

Harus kuakui bahwa aku menunggumu. Iya, kamu, lelaki di masa depanku.


Aku selalu ingin tahu...

Kamu, yang akan jadi lelaki kedua dalam hidupku, sekarang sedang apa? Sedang menungguku jugakah?

Sabar ya.

Kita akan bertemu, segera. Sesegera setelah kita masing-masing menyelesaikan tanggung jawab kita sebagai seorang anak dan membahagiakan orang tua kita. Sesegera setelah mereka butuh kesempurnaan kebahagiaan dengan melihat kita bersanding, atau bahkan, menggendong sesosok makhluk mungil dalam dekapan kita.



Masa depan itu tampak samar, memang. Tapi cuma kita yang bisa merencanakannya dan menjadikannya nyata. Jadi, bersiaplah, dear kamu. :)


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...